Wednesday, August 29, 2012

Rasa

Amor, bolehkah aku bercerita disini?? Ya disini, yang mungkin sedikit orang yang tau tempat ini. Tentang RASA, entah bagaimana harus memulainya karena kembali lidahku seakan kaku persis saat pertama kali menjumpaimu di taman itu.

(Happiness) Lingkaran energi itu...

Mengutip salah satu dialog di film The One, "Kita ini dikelilingi oleh lingkaran energi, namun masih terputus hingga kau temukan yang mengutuhkan lingkaranmu", yah kira-kira begitu point-nya.
Lalu siapa yang sekiranya mampu mengutuhkan lingkaran energiku??
Lof, tak perlu kau tanyakan pada semesta, tak perlu juga kau mencari di tatanan milky way, karena jawabannya dekat dan jelas sekali.

Benar jika kau jawab Tuhan, memang Tuhan yang berkehendak atas segala hal. Tapi tak mungkin Tuhan memberi tanpa perantara kan??
Perantaranya adalah dirimu, amor. Kamu yang mengutuhkan Lingkaran energi itu...

Kau tanya kenapa??

Sebenarnya ini hanya menyoal masalah waktu, soon or later rasanya perasaanku akan tetap mengatakan yang saat ini aku rasakan...
Sudahlah, tak perlu ku jawab pertanyaanmu itu. Percuma karena tak mampu ku ungkapkan dengan kata, semua bisa dijelaskan kecuali cinta, begitu yang tertulis dalam sebuah buku yang ku setujui isinya.
Jika kita ditanya, "sampeyan jatuh cinta ya? Kenapa?" lantas kita pun dapat menjelaskan alasannya dengan detail, maka itu bukan jatuh cinta tapi itung-itungan.

Finish kan...?? :)

***

Cemburu

Amor, ini sesuai permintaanmu kan? Untuk menjelaskannya tapi maaf lagi dan lagi aku pun tak mampu menjelaskannya.
Tapi ku coba saja untuk menjawabnya, cemburu itu pasti terjadi pada jiwa-jiwa yang sedang dilanda badai asmara bahkan mereka yang telah berpisahpun tak jarang juga masih memiliki cemburu pada mantannya, begitu yang ku tau, lof.

Jangan tanya secara deskriptif ya??
Bahkan mas Willy Wong yang seorang Trancesetter saja tak mampu menjelaskannya, haha..

Lof, tak inginkah kau bertanya bagaimana cemburuku??
Semua orang pernah ada di jaman jahiliyah-nya masing-masing, ya saat dimana hanya ego yang mendominasi, aku pun pernah demikian. Terlalu sering cemburu, ya mungkin seperti itu sama layaknya anak-anak di masa SMAnya, tapi saat ini itu tak kan terjadi lagi "InsyaAllah".

Seorang pria harus berjuang memiliki pengertian-pengertian baik dalam hidupnya, karena akan dituntut sebagai pemimpin, imam, motivator, inspirator bagi keluarganya kelak dan inilah yang sedang dalam prosesku. Bila dalam mencemburui saja tidak tepat bagaimana hal lainnya mampu terungkap dengan tepat??

"Pribadi besar hanya marah dan cemburu pada hal-hal yang besar" ucap salah seorang motivator ternama dan termahal itu. Aku pun sedang berproses, dan ternyata untuk cemburu pun tak mudah, hahaha...  Bayangkan saja, sangat mustahil kan "menyingkirkan" beberapa orang yang lebih dulu kau kenal sebelum aku hanya atas nama cemburu yang akurasinya mungkin saja meleset..??

Ya sudahlah, cinta dan cemburu itu satu paket kata orang. Anggap saja cemburu itu seperti makan sesuatu yang enak namun pedas, anggap saja sebagai bumbu kehidupan, alih-alih melakukan hal yang tak layak.

***

Marah
  
Banyak orang diluar sana yang mungkin tak menyadari jika marah pun dapat "menyenangkan" hati, persis saat ini, jika kau membaca bagian ini dalam keadaan sedang atau ingin marah maka aku pun layak bersyukur, kenapa??

Apapun kejadiannya, jika disyukuri pasti akan berhikmah.

Yaaa, bagiku ini bukan tentang marah itu sendiri namun lebih dalam, lebih jauh lagi. Logikaku mengatakan, hanya orang yang saling peduli yang mampu berada dalam state marah, entah benar atau tidak tapi marahmu menandakan bertambahnya pedulimu, perhatianmu pada diri yang masih belajar ini.

Belajar mengenalimu, mengenali polamu, mengenali kapan dan bagaimana kau mampu bahagia, tersenyum, sedih dan menangis, atau marah?? Itu yang terpenting bagiku saat ini, lof. Bukan berarti aku tak pedulikanmu dengan menganggap marahmu tak lebih penting dari mengenali pola state marahmu itu, alhasil tetap saja galaumeter ku bertambah, bahkan saat menuliskan kalimat demi kalimat di posting ini.

Sekian saja karena jari-jariku makin tremor, :(

***

"When i see you smile, i can face the world"

Tadinya aku tak percaya dengan kalimat itu, hingga ku buktikan sendiri saat berjumpa pandang denganmu for the first time di taman itu.

"I'm not superman, but i LOVE you the best i CAN"

Penggalan lirik itu, menjadi salah satu motivasi untuk do the best whoever you are sebagai simbol ketulusan "InsyaAllah", Aamiin...


***

Tak peduli tulisan ini dikatakan alay, lebay, de el el. Karena ini caraku mengekspresikan sebuah pikiran dan rasa yang entah akan berujung dimana, karena BAHAGIAMU yang UTAMA.

Tulisan ini buat kamu, ya kamu yang tak bisa ku bedakan antara manusia atau bidadari? :)

Sekian saja,,,,


Salam,
Mister Gandi
Backsound : "Ijinkan Aku Menyayangimu" & "Separuh Aku" & "Superman"

8 comments:

  1. ...ternyata tadi seharian diam itu bikin tulisan ini yaa..??? hihihi..

    keren!!! :-D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Siapa diam...?? PErasaan ada yang marah jadi terlahirlah posting ini, :p

      Delete
  2. Marah dan benci itu sebenarnya sama, tanda bahwa ia memperhatikan kita, sama kayak cemburu. Tapi, mengekspresikannya juga harus tepat ;)

    Nice post, kliatan banget yang lagi jatuh cinta =))

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jatuh Cinta...?? Berharap bisa bangun Cinta :))

      Delete
  3. Saleum
    Sepertinya sedang galau ya mas? mudah2an gak tingkat tinggi statusnya

    ReplyDelete
  4. Duileeeeee... Yg lg mabok kepayang :)

    ReplyDelete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...