Monday, September 17, 2012

Apakah Sebuah Pertanda? [Kenangan]

Apa ini mimpi? Ah tidak, ini fakta dan sebuah kenyataan. Gak terasa memang, sudah hampir 14 tahun since that day, Jumat kalau tidak salah dan sepertinya memang benar karena hari itu umat muslim melaksanakan sholat Jumat, yeeaah ingatan ini sepertinya susah (tidak akan) terhapus. Mungkin, sekali lagi mungkin, itulah hari dimana apa yang saat ini terjadi bermula, :)


Okay, saat itu sedang berziarah ke makam kakek "mbah" dan juga seluruh anggota keluarga yang telah mendahului tentunya. Saya tak ingat apa-apa atau memang tak ingin tau kala itu, mengingat masih imut-imutnya saya, hahaha... :lol: . Mainan, kosakata itu saja yang melekat di pikiran seorang bocah kecil (saya), kala semua sibuk berdoa dengan khusyuknya.

Tapi tiba-tiba perhatianku pun tertuju ke arahmu, yah. Dirimu terperosok ke dalam tanah yang mungkin rapuh karena hujan, terang saja perasaan jadi tak menentu entah cemas sebagai seorang anak atau karena apakah itu sebuah pertanda? Tanah dimana kau pijakkan kaki itu amblas hingga membuatmu terjatuh, menyimpan suatu "keanehan" di benakku, tapi tak bisa ku unggapkan karena tak tau bagaimana cara berbicaranya?

Sekali lagi, entahlah. Saat melihat ayah terperosok ke tanah yang amblas itu hingga membuatnya berlumuran lumpur seketika itu juga seolah ada bisikan yang sangat kuat dan jelas, sebuah "pertanda" mungkin, sontak saja aku bertanya pada diriku sendiri khas imajinasi anak kecil "Apa ini sebuah pertanda untuk berpisah?", galau tepatnya yang mewakili ketidakjelasan perasaanku saat itu.

Akhirnya ku abaikan saja dan lanjut bermain...... :D

Hingga tiba hari itu...

****

Jumat, tahun 1998 dengan tanggal yang terlupakan sekitar bulan Juli. Ditengah keasyikanku bermain nintendo dengan beberapa teman, ngakak gak jelas dan masih ingat dengan jelas ibu membuat jajan entah apa namanya, *abaikan saja :D . Yaaa, hari Jumat itu jadwal kepulangan Bapak usai dinas di Dompu, atau dimana yaaa?? Lupa saya, pokoknya di daerah timuuurrr antara NTT & NTB, jangan diganggu gugat ya?? hehe...

Balik lagi ke jadwal kepulangan yang rencana pagi hari, dijemput oleh kakak sepupu di terminal Ubung. Namun sampai siang juga belum juga ada tanda-tanda kepulangannya, ya sudah sabar menanti di rumah sambil maen game tadi. Barangkali kapal Ferinya delay, anggap saja begitu.

Hingga mereka datang usai sholat Jumat, mereka rekan-rekan kerja Bapak yang lumayan banyak datangnya. Aneh memang, jelas-jelas bapak gak di rumah ngapain mereka datang? Mau bawain gue mainan lagi?? Pikiran anak kecil.

Ternyata eh ternyata....

Kalimat itu terdengar olehku, salah satu perwakilan dari kantor menyampaikan sambil berbisik perlahan, wajah ibu sudah panik karena penasaran.Yang ku lihat wajah mereka pun berat dan seakan enggan untuk menyampaikan, menyampaikan sebuah kalimat singkat,

"Bu, mohon tenang dan bersabar dulu. Maaf, kapal feri yang ditumpangi bapak kecelakaan (karam) di selat (Lombok dan pulau satu lagi, saya lupa) ", kalimat itu terucap juga.

Tak usah ku ketikkan bagaimana ekspresi ibu, sudah sangat jelas sekali.

Dan ini problem bagiku, untuk memahami kalimat itu karena bahkan saat itu saya tak paham apa itu meninggal? Ya, saya permudah menjadi "pergi dan takkan kembali", semacam itulah. Susah rasanya dijelaskan saat itu, aku tetap terdiam tak paham situasinya. Lalu seisi rumah ikut menangis yang rata-rata tangisan itu berasal dari rekan kerja bapak yang wanita, plus ibu. Disanalah semuanya jelas, wooww... Gak akan kembali lagi?? Tangisanku pun ikut keluar karena ikut-ikutan oleh keadaan.

Sementara menangis, amarah itu datang berserta protes dari diri sendiri...

Marah, karena tak bisa menyelamatkan bapak dan orang lainnya...

Marah, karena anggap mereka (Superman, batman, kamen rider, ultraman) itu nyata dan mampu menolong, but ternyata hanya BUALAN semata, OMONG KOSOOOONG.!!!!!!!!

Marah, bahkan aku menyalahkan Tuhan yang katanya menjaga setiap pribadi yang baik hatinya. Mana faktanya? Mana janjinya? Tuhan bohong, itulah yang ku rasakan kala itu, when i was a child.

Marah, kenapa bukan aku yang duluan...??

Kemarahan itu sempat sampai terbawa hingga SMP, yes so long sebelum aku tercerahkan.

***

Andai ia (Bapak) bisa membaca blog ini dari sana, atau setidaknya kedua malaikat disebelahku menyampaikannya, cuma ada satu kata saja yang ingin ku ucapkan...

"Sorry, i still can't be perfect".

Tapi aku belajar darimu, yah..

Tentang SEMANGATmu,
Tentang KEBAIKAN HATImu,
Tentang KEIKHLASANmu untuk senantiasa BERBAGI walau apa yang kita miliki pas2an,
Tentang CINTAmu pada keluarga, juga tentang perhatian dan segalanya.
dan banyak lagi...

Terimakasih untuk semuanya, yah. :)

Love You dad, dimanapun kau berada saat ini, InsyaAllah bertemu suatu saat nanti, :)

***

Jadi, apakah saat bapak terperosok ke tanah dan "bisikan" itu adalah nyata dan benar pertanda? Juga dengan burung gagak yang entah darimana belakangan muncul sebelum kabar buruk itu terdengar, apakah itu pertanda?

Hanya Allah yang tau.

***

Ya Robbi, terimakasih atas hikmah yang telah ku pahami saat ini. Jika aku boleh meminta, ku mohon jaga dan lindungi keluargaku dan "dia" yang saat ini ku SAYANGI (selamanya), ku mohon jangan ambil mereka, jangan jauhkan mereka, coz i can't live without them...
Ataukah harus aku yang "pergi" duluan sebelum mereka? Sebelum keluarga dan dia?
tentu atas seijinMu Ya Robb...
Aku hanya bisa berserah diri dan belajar ikhlas.

Ku mohon berikan tempat yang layak untuk Ayah, di sisi-MU Ya Robbi, kalau perlu ambil saja pahala yang sedikit ini untuknya, Aamiin...

***

Edisi Kangen akan sosoknya,  My Super Dad...

Sisa Kenangan itu, errr kenapa dipakaikan baju pink? *hening*

Kehidupan memang memiliki misterinya sendiri, dengan awal yang jelas dan akhir yang berupa teka-teki. Pandanglah ia sebagai sebuah keindahan yang nyata.
 -Mister Gandi-


Untuk yang gak sengaja baca atau dengan sengaja membaca, maaf ini posting kegalauan saya, maaf kalau tak penting untuk sobat, hehehe... :)


** Selalu saja jadi cengeng saat teringat sosoknya, dan kenangan itu sendiri, :))


Terimakasih...

4 comments:

  1. Salam untuk Bapak yahh.. :)

    saya komenin fotonya aja. kenapa kemarin gak nyadar ya kalo pake pink??? hihi...

    ReplyDelete
  2. malam ndi..sekalipun lagi ngambeg ma kelakuanmu bully aq..aq masig berbaik hati ngasih hadiah buat kamu..

    cek ya :))

    ReplyDelete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...