Wednesday, December 12, 2012

Belajar Dari Alam

Alhamdulillah, kita hidup di Bumi yang penuh keberlimpahan, dengan beranekaragam kekayaan alamnya yang tersebar di penjuru Bumi. Mulai dari udara, tanah dan laut mengandung keberlimpahan yang luar biasa dan tentunya bisa dimanfaatkan untuk kehidupan manusia. Memang ada oknum manusia yang rakus dan tamak yang merusak sumber daya alam yang ada, tapi bukan itu yang ingin saya bahas, melainkan tentang belajar, ya kitapun bisa belajar dari alam dan isinya.

Manusia memiliki kecerdasan jamak (Multiple Inteligence) yang pastinya pula mampu untuk mempelajari segala hal secara umum, dan sangat cepat jika mampu menguasai excellent learning. Masih berkaitan dengan post sebelumnya "Bingung Sejenak", dimana saya menceritakan sedikit tentang pembelajaran di sekolah. Sekarang berbalik, mengapa kita tidak belajar melalui alam...?

Caranya, munculkan saja beberapa pertanyaan atau state (kondisi mental) tertentu di pikiranmu sendiri, dan biarkan ALAM dan UNCONCIOUSmu yang bekerja untuk menemukan jawabannya.

Misal kita merasa malas, dan motivator manapun tak bisa menyadarkan kita, pergi saja ke taman dan cari,

Laba-laba

(Bukan) Spiderman


Semua sudah pasti tahu dengan laba-laba, hewan yang menjadi icon Spiderman ini terkenal dengan kegigihannya dalam bekerja keras. Coba saja hancurkan jaring laba-labanya maka seberapapun jaring itu dirusak sebanyak itu pula dia membangun kembali sarangnya, tanpa pernah menyerah, do it again and again. Yaa, laba-laba bisa dijadikan pembelajaran untuk mencontoh kegigihannya, :D

Kemudian saat merasa egois dan tersadar, maka lihatlah,

Semut

Semut


Malu aku malu, pada semut merah *eh salah, itu lagu, hahaha... Kalau Armae berpendapat semut itu contoh untuk MoveOn yang baik, berbeda dengan saya. Semut justru mencerminkan sikap sosial dan gotong royong yang sangan luar biasa, tolong-menolong sesamanya untuk mempertahankan hidup mereka. Saya pernah membaca dalam sebuah artikel yang saya lupa sumbernya dikatakan bahkan semut juga merupakan hewan paling bijaksana dan jujur, terbukti dalam ayat berikut,

“Hingga ketika mereka sampai di lembah semut, berkatalah seekor semut, ‘Wahai semut-semut! Masuklah ke dalam sarang-sarangmu, agar kamu tidak diinjak oleh Sulaiman dan bala tentaranya, sedangkan mereka tidak menyadari’.” (An-Naml [27]: 18)

Bahkan dalam sebuah Hadits disebutkan, koloni hewan ini juga merupakan umat yang selalu bertasbih kepada Allah. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Ada semut yang menggigit seorang Nabi dari Nabi-nabi terdahulu, lalu Nabi itu memerintahkan agar membakar sarang semut-semut itu. Maka kemudian Allah mewahyukan kepadanya, firman-Nya: “Hanya karena gigitan seekor semut, maka kamu telah membakar suatu kaum yang bertasbih”.(Riwayat Bukhari)

Maka tak salah manusia pun perlu belajar dari semut, :)

Dan saat kesetiaan Anda labil, belajarlah dari,

Anjing

Anjing


Ingat film Hachiko, kan?? Menceritakan tentang seorang seekor anjing yang sangat setia menanti tuannya kembali, hingga si anjing pun mati tetap di tempat dimana tuannya pergi. Benar, anjing terkenal dengan sifatnya yang setia dan melindungi Tuannya. Kalau anjing saja bisa setia, masa manusia enggak? Malu donk sama anjing?? :D

***

Saya juga pernah membaca buku 18 Wisdom Motivation milik Andri Wongso, dan tertarik dengan salah satu BAB-nya. BAB tentang Memaafkan, karena tak semua orang mampu memaafkan dengan benar maka cukup menarik bila membaca isi BAB tersebut.

Singkat saja, ketika seseorang melakukan tindakan yang kurang menyenangkan dan dinilai ia bersalah, maafkan saja, layaknya menuliskan kesalahannya di atas pasir pantai dan kemudian ombak akan menghapusnya. Begitu juga jika seseorang melakukan kebaikan pada Anda, tulis kebaikannya di permukaan karang yang kokoh hingga tak ada satupun mampu menghapusnya, dengan itu kebaikannya tetap kita ingat alih-alih mengingat kesalahan orang lain.

***


#Promo >>
Jika sobat memiliki Catatan Perjalanan ke suatu tempat wisata, ikutan saja Giveaway: Popcorn's 2nd Anniversary,

Sekian tulisan ini, terimakasih...


Salam,
Mister Gandi | MasterMind wannabe

78 comments:

  1. nicee post gan,.. hehehhe,.. mantapz,.. belajar dari semut,yaitu cra menggigitnya,... hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahaha,, emang mau gigit siapa? :p

      Delete
    2. apa yang bisa digigit deh,. hehehhe,.. kelupaan tadi dipostingan saya, itu bannernya,.. hahha.. mksih mengingatkan,.

      Delete
  2. kok nggak ada bebek? bebek juga bagus lhooo... :)

    promoo teruuuuuuuuuuuusssssssssssss

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bebek...?? Apa yang dipelajari darinya?? Mohon pencerahan, :D

      Iyaa donk, Tim Sukses, :))

      Delete
    2. pelajaran dari bebek adalah.... bebek pandai mengantri.... ga kayak manusia (indonesia) yg malas antri :p

      Delete
    3. Hahahhaa,,, oh iya ya?? Antri, :D

      Delete
  3. ternyata banyak juga yang perlu kita pelajari dari alam. Burung hantu juga perlu dijadiin pelajaran, meskipun dia keluarnya malem, meskipun dia tampangnya garang, tapi satu, dia itu kalo udah merasa nyaman pada satu betina ga bakalan dipergi meskipun betinanya udah mati, dia lebih memilih sendiri daripada menggantikannya dengan sosok yang baru, yap burung hantu itu makhluk monogami.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terimakasih tambahannya, jadi ingat burung hantu'ku yang mati, :((

      Delete
    2. yah... padahal keren tuh. Apa lagi yang mutiara, kepengen sih kemarin jadiin pets tapi orang rumah keberatan -_____-

      Delete
    3. Aku punya dua, satu beli langsung kabur, hahaha... Yang kedua mati. Naksirnya sama yang kayak punya Limbad, entah apa namanya lupa.

      Wew, pikir2 dulu kalau mau piara, harus sedia DANA dan WAKTU, biar bisa jinak n nurut sama kita, hehe...

      Delete
    4. sayang tuh bisa kabur gitu, mungkin takut liat muka Tuannya :)

      gue malah suka yang jenis mutiara, burung hantu tapi putih warnannya. kalo masalah wkatu bisa aja dibagi-bagi kalo masalah dana, beh... susahnya minta umpun, apalagi kalo urusna perut.

      Delete
    5. Nah itu, OWL makan daging kitanya makan tahu tempe, :))

      Delete
    6. kayak buruk harry porter aja tu..putih warna nya..

      Delete
    7. *burung...

      hiihiiii malah typo lagi.. :)

      Delete
    8. Hahahaha,, typo?? :p
      Iyaa seperti punya Harry mungkin..

      Delete
  4. benar benar artikel yang eusip mr gandi, memang terkadang manusia juga perlu belajar dari alam mas, apalagi tentang sifat sifat unik dari beberapa hewan

    dari beberapa hewan di dunia saya terkesan dengan lebah jantan, kenapa saya terkesan yaitu karena lebah jantan tidak pernah selingkuh, karena sekali menaburkan benih ke lebah ratu, maka langsung mati

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waaahh, mantap itu, setia sampai mati. :)

      Delete
  5. Gue cuman bilang, Salam EDAN bang !! wkwkwkwkwkw

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahahaha,, dasaaarr GILAAA!! :))

      Delete
    2. Sesama Orgil dilarang saling olok !!

      Delete
    3. Siapa yang GILAAAAA....????!!!! Kamu, aku mah Sewel, :))

      Delete
  6. kalau laba-laba nya bisa ngomong
    kalau semutnya sebesar gajah
    kalau anjing menjadi ayam.

    wkwkwkwkwkwk...iya syukur. Tulisan ini sangat bermakna.
    Tapi pengen menikmati dulu kegalauan nya..
    Memaafkan iya..Tapi melupakan itu adalah ..tunggu ilang ingatan ajala.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahaha,,, kok jadi horor?? Anjing jadi ayam?? :p

      Delete
  7. kereenn,,
    manusia mang gak boleh sombong,, sok hebat dgn kemampuan yg dimiliki,, tuhh binatang aja konsisten dgn karakternyaa,, hehehhehehe,,

    hewan2 yg laen ada gak bang?? hehehhee,,^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pasti ada, InsyaAllah akan dituliskan di seri selanjutnya, :D

      Delete
  8. Ikan kok ga ada?
    Ikan itu adalah motivator saya supaya mau belajar berenang Kaka..
    Hahahahahahaha

    ReplyDelete
  9. kalau kita mau belajar dari sekitar (alam dll), maka kita akan dikejutkan oleh banyak hal yang sebelumnya bahkan kita gak tau.. kalau gak salah, Hachiko itu yang filmnya Richard Gere ya..?!?! :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sepertinya, karena saya nonton versi Jepangnya, hehe

      Delete
  10. Kalau cyda, cyda lagi suka melihat sang semut, betapa bersungguhnya semut itu bekerja..

    :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaaa cik, kerja keras dan sosial sekali.. :)

      Delete
  11. koodok dateng sama princess nya neh, kok ndak ada koodok seh, huuuhhh padahal banyak yang di ambil pelajaran dan hikmah dari koodok lho :p

    ReplyDelete
  12. lebah nggak dimasukin juga? soalnya di agama gua (islam)... Di Alquran laba-laba dan lebah sering juga bisa diambil hikmahnya

    ReplyDelete
  13. Wah banyak dapet ilmu baru dari post yang ini :D
    contohnya semut, dari seekor hewan yang kadang diinjek tapi mereka mencerminkan sikap sosial dan gotong royong :) bangga sama semut hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. HEhehe,,, hewan yang kadang dianggap sepele tapi penuh hikmah. :)

      Delete
  14. kok temanya melenceng dari tema bang??
    kan temanya perjalanan?

    namun terlepas dari itu semua, postingan kali ini bener-bener menginspirasi, keren dah pokoknya hehehe

    ReplyDelete
  15. kita juga harus belajar dari seekor sapi,
    mereka mau disembelih masal tiap tahun

    (jangan ditiru, adegan berbahaya)

    ReplyDelete
  16. Subhanallah, ini keren :')
    anyway, giveaway nya boleh pake postingan lama ga? ._.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nabila, terimakasih... Tentang GA silahkan komen di yang punya hajat yaa?? :)

      Delete
  17. Koq gak ada kura2 atau tweey, kaaaaaak. . .:)

    Belajar dari mereka boleh2 saja, tapi aku gak mau jd mereka. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahha,,, siapa yang suruh jadi mereka?? Kalau curut klakson gimana?? :))

      Delete
  18. Setuju, alam emang banyak sekali memberikan pelajaran, makanya ada istilah "proses alam" ...

    ReplyDelete
    Replies
    1. WOw,, baru tau yang dinamakan "PROSES ALAM"

      Delete
  19. Emg bnatang it alam ya?? Kq sya jd bngung??hmm emg stiap bnatang t kta bsa ambl plajarn dr nya.

    ReplyDelete
  20. Atau bisa juga ambil pelajaran dari nyamuk bang,,
    Ga pernah nyerah sampai buat ngisep darah orang meski udah dikeplak, disemprot, diobat nyamuk, diuapin, dilistrik, dll dll selalu muncul lagi buat ngelaksanain cita-citanya : ngisep darah..:D

    ReplyDelete
  21. banyak pelajaran yg bisa kita ambil, se.simple apapun itu :D

    ReplyDelete
  22. Belajar dari alam, gue suka tulisan yang ini :)
    Banyak pelajaran yg bisa gue ambil disini. Terutama pada laba-lama dengan kegigihannya. Gue orangnya sedikit pemalas. Mungkin dari sekarang kalo gue malas, gue harus inget laba-laba :)

    ReplyDelete
  23. bener tuh, mari belajar dari alam sekitar

    ReplyDelete
  24. belajar dari hewan ini mah wkwk
    udah sering sih baca kl kita harus belajar dr semut
    dan sering denger jg semut dibahas dlm hadits
    tapi kalo yg diatas gue baru tau skrg
    hadits ke 2 ngjleb banget ,

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahhaa,,, kan berseri (diupayakan) :D

      Delete
  25. ujung2nya promo kegiatan mbak maee.. :D

    pun, tidak hanya belajar dari binatang, belajar dari cuaca, dan prinsip air pun dapat menjadi refrensi..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahah,,, hitung2 bantuin promo si mae, :p
      Betul belajar dari muka bumi, :D

      Delete
  26. keren keren, memang semua isi alam ini bisa digunakan sebagai media belajar, maka dari itu manusia jangan berbuat kerusakan agar anak cucumu nanti juga bisa ikut belajar

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaa, tapi makin marak juga perusakan alam. :(

      Delete
  27. Lebih tepatnya ini belajar dari binatang ya Mas

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sepertinya begitu Pak, tapi maksud saya judul ini akan berseri dan ga hanya binatang, :)

      Delete
  28. aku pernah sebelum meratiin semut yang berjejer di tembok kamar. karena siang nya abis di keroyokin temen2, kamar jadi banyak semut nya.

    setiap ketemu semut2 itu pasti berenti. entah mereka salaman, entah pelukan atau ciuman. salut ya sosialnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tapi kalau manusia ga boleh ciuman sembarangan, :))

      Delete
  29. Belajar natural hehe ... XD

    Hm ... benar ya setiap hewan itu unik sifatnya lain kalau kita bercermin.

    Gagak gak masuk ya ... ?. Gagak mirip manusia lo ... suka mencuri hehe ... :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha,, Gagak ditiru kecerdasannya saja, :)

      Delete
  30. banyak sisi positif hewan yang perlu dipahami manusia

    ReplyDelete
  31. ternyata kita bisa belajar dari mana saja ya

    ReplyDelete
  32. kadang-kadang memperhatikan sesuatu yang kecil itu malah dapat banyak ilmu malah.. :D

    ReplyDelete
  33. kurang 1 mister, kupu-kupu!

    *fans kupu2 protes :p

    pisss ^^v

    ReplyDelete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...