Thursday, March 7, 2013

Shubuh Yang Mengajarkanku

Alhamdulillah akhirnya bisa menulis lagi, dan masih diberikan kesehatan. Biarlah posting ini tak direncanakan, alias tak terpikirkan lebih dulu, bukan berarti ngasal nulis tapi lebih mengandalkan pada bawah sadar saja, agar yang tertulis mengalir begitu saja tanpa "direkayasa" atau editing. Sudah memasuki minggu pertama di bulan Maret, tidak terasa cepatnya waktu berjalan.

Hehehe,,, sebelumnya jangan terjebak dengan judulnya ya? Karena isi posting ini pun bukan tentang sesuatu yang bijak tapi perlu untuk dipahami dan direnungkan oleh kita, minimal diri saya sendiri. Tulisan ini juga khusus untuk manusia, bukan untuk anda yang merasa sebagai malaikat ataupun setan, hahaha... Dan ini tulisan yang terpanjang di blog ini, salah satunya. :p

Buat sobat yang muslim, pastinya sudah InsyaAllah selalu melaksanakan yang namanya Sholat Shubuh kan? Sudah banyak pula yang membahas MANFAAT SHOLAT SHUBUH baik dari berbagai buku maupun dengan ceramah di masjid-masjid setempat, jadi saya tidak perlu membahas lagi karena saya pun masih belajar dan masih berasa tak pantas untuk menjelaskan itu.

Tapi, siapa sangka bahwa manfaat sholat shubuh tidak hanya bisa didapat kala kita melaksanakannya? Bukannya mengajarkan yang sesat, hehehe... Tapi ada kalanya kita lalai dan khilaf tidak mengerjakan sholat shubuh, saya berani yakin bahwa siapapun (muslim) yang membaca ini pasti pernah kebablasan alias ketiduran. :p

Yaa, saat terlewat mengerjakan ibadah shubuh kita masih mendapat pelajaran dan hikmahnya. Apa hikmahnya?

Gambar dari sini


Tentu, seperti yang sering saya bahas di blog ini, tentang mengingatkan kita kembali bahwa kita masih manusia. Yaitu,

Manusia sebagai tempatnya salah dan dosa.
Manusia yang masih harus belajar memanfaatkan waktu dengan baik.
Manusia yang tak selayaknya bersikap sombong.
Masih banyak lagi...

Kalau kita mau merenung sejenak saja, apa untungnya kita saling menyalahkan sesama? Saling mencela sesama? Saling melukai sesama? Tidak ada kan?

Ketika kita menyalahkan orang lain dengan segenap alasan dan ego kita, terlebih "enggan" untuk memaafkan, ingatlah kawan bahwa kau pun memiliki kesalahan yang sama dalam bentuk yang berbeda.

Ketika kita mencela orang lain dengan amarah yang menguasai diri, apa untungnya? Ingatlah kawan, bisa jadi kau lebih hina dari orang yang kita hina.

Pun dengan melukai, untuk apa? Saya berani yakin, setiap orang pernah merasakan yang namanya terluka, lantas kenapa ingin melukai orang lain?

* * *

Kenapa sih saya gak pernah bosan-bosannya menulis tentang MEMAAFKAN? Yaa karena sensasinya LUAR BIASA kawan, ketenangan dan kedamaian yang mengendap di hatilah yang didapat, tanpa adanya proses untuk menghakimi atau menghukum sesamamu.

Teringat oleh wejangan kala menimba ilmu dulu,
"Jika pada hal sepele saja kita marah, mau bagaimana hidup kita?"
"Jika kau enggan dan berat memaafkan sesamamu, bagaimana mungkin pintu surga terbuka untukmu?"
"Jika kau mudah menyimpan dendam, bagaimana kau bisa merasakan nikmat Tuhan yang meliputi dirimu?"

Merenungi setiap makna dari wejangan itu, membuat diri yang masih jauh dari sempurna ini pun berusaha mawas diri dan tetap belajar dari segala sesuatunya.

Bukankah Rasulullah mengajarkan dua hal, SABAR dan BERSYUKUR?

Bersyukurlah ketika mendapat rezeki, sementara diluar sana masih banyak kaum duafa, bahkan mereka yang menggunakan rezekinya dengan tidak benar.
Bersyukurlah ketika seseorang mencintaimu, dengan membalas cintanya juga saling berlaku hormat dan menghargainya, sementara diluar sana banyak orang yang sulit merasakannya.
Bersyukurlah ketika diberi kesehatan, dengan memanfaatkannya sebaik mungkin, sementara dluar sana banyak yang sedang tidak sehat.

Pun dengan SABAR, yang merupakan setengah dari keimanan, kan?

* * *

Sekian saja, silahkan dicerna oleh masing-masing pikiran kalian. Maaf jika kurang berkenan ataupun ada bagian yang kurang tepat, :)

Tulisan ini sebagai pengingat pribadi saya saja, tidak bermaksud menggurui siapapun, sama sekali tidak. Namun Alhamdulillah jika ada yang sepaham dengan saya, yang tidak, lagi-lagi mohon dimaafkan yaaaa :)

Namun sedikit catatan untuk salah seorang kawan lama saya semasa SMP, yang curcol, hahaha :)) | Pesan saya, bahwa pasangan (pacar), sahabat, atau siapapun dia, bukanlah mainan atau boneka yang bisa kau buang atau tendang seenaknya saja saat kau bosan atau merasa sesuatu yang sepihak (habis manis sepah dibuang), jangan sampai diceburin ke laut, hahaha,,, remember hukum karma atau sebab akibat bro! Berani berbuat berani donk bertanggung jawab? Dengan setiap apa yang sudah kau pilih! Be Brave, *Semoga saja dia membacanya, karena akan saya suruh baca :D

* * *

Ngomong-ngomong, ga ada yang tanyakan kenapa dari Shubuh, bukan dari sholat lainnya?? Ah, sudah dulu deh, cukup.. :D

8 comments:

  1. mas, aku g pernah kebablasan kok.. cuma bangun lebih siang dari biasanya.. wekeke

    ReplyDelete
  2. mungkin karena Gandi habis melewatkan sholat subuh hari ini. hehe
    btw, mungkin karena nulis gag pake mikir ya.. jadinya lompat kemana2. bingung jadinya. :D

    ReplyDelete
  3. hukum karma itu seperti bayangan, seberapa jaunya kamu menghindar dia akan selalu mengikutimu, kecuali kamu dalam kegelapan yang pekat mungkin :D

    ReplyDelete
  4. hukum karma itu seperti bayangan, seberapa jaunya kamu menghindar dia akan selalu mengikutimu :D

    ReplyDelete
  5. Belum nyambung antara prolog dengan yang inti yang mau disampaikan hehe, sebenrnya bisa disiasati dengan memutus aja paragrapnya > dikasih tanda garis, bintang, atau pagar dll

    nah baru kita cerita baru, saya pernah baca yg seperti itu dan pernah juga nyoba nulis kayak itu .

    ReplyDelete
  6. walaupun nulis blum d rencanakan trlebih dahulu dan mngandalkan alam bawah sadar, tp sumpah sob saya tersentuh.
    apalagi akhir2 ni bkn sholat subuh aja yg saya kebablasan, tp sholat yg lain jg. jd sedih rasanya....

    ReplyDelete
  7. super sekali pak mario gandi ini, ckckckckckc

    curahan hati seorang gandi untuk sahabatnya, very very nice hehehehehee

    :p

    ReplyDelete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...