Saturday, May 25, 2013

Merindukan Keheningan

Jari ini mulai (bahkan sudah) kaku untuk sekedar mengetik beberapa kata atau kalimat, sampai lupa kapan terakhir kali posting di blog ini, hahaha… Alhamdulillah akhirnya bisa memposting celotehan yang tidak jelas ini, tadinya sudah ada beberapa ide untuk dituangkan ke blog ini, tapi karena moment yang kurang tepat sampai entah ide itu kemana perginya, =))

Yeaah, I face a problem! Tepat, saya merindukan keheningan.

Entah kapan terakhir kali saya merasakan kondisi yang benar-benar hening, apapun bentuknya. Efeknya seperti inilah adanya, saya susah fokus dalam situasi yang rame, bahkan untuk sekedar menulis pemikiran (tidak penting) ini ke dalam bentuk posting seperti yang terbaca sekarang. Saat ini crowd begitu terasa, rumah tidak lagi sepi seperti beberapa saat kemarin.

Ada satu waktu yang benar-benar sangat hening, yaitu tengah malam dimana semua ide rasanya lebih mengalir. Tapi nyatanya, hampir setiap hari kondisi mata tak mendukung (baca : ngantuk) dan bablaslah sampai pagi, hahahaha… =))

Well, saya merindukan keheningan, dimana semuanya menjadi "tak bersuara".

Source : Google.com


Hening dalam pikiran.
Hening dalam perasaan.
Hening pada sekeliling (lingkungan).

Bukankah ada saatnya manusia membutuhkan keheningan? Dimana hanya ada saya dan “saya”, untuk sekedar ber-muhasabah diri, menentukan arah dan strategi, yang kesemuanya adalah untuk menghadapi hari-hari yang semakin memberi tantangan.

Hmmm, sudah saatnya untuk mengatasi (menjawab) masalah ini, kan?

8 comments:

  1. Ada saat- saat tertentu dimana kita merindukan yang namanya keheningan, gue setuju itu.

    Gue juga kadang2 pengen nulis tengah malam, tapi mata gak kuat.

    ReplyDelete
  2. yeah..terkadang mata dan pikiran suka ga sejalan hehehe..

    ReplyDelete
  3. Merindukan Keheningan dari dompu maksudnya kak ??? mahahhaha :P

    ReplyDelete
  4. Smoga dari keheningan lahir kebijakan, kedewasaan, dan sikap legowo atas segalanya kemarin.
    Dari keheningan menghasilkan sebuah tekad dan perjuangan agar ke depan bisa menjadi yang terbaik di antara yang ada. Dan bisa menemukan apa yang selama ini dicari. :)

    ReplyDelete
  5. Hening???

    yeaaaahh, satu kata yang mampu mewakili perasaan, pikiran maupun tindakan.
    boleh saja kita menciptakan keheningan tersebut untuk mengembalikan energi yang kemarin sudah mulai terkuras, tapi kita juga tidak boleh lupa bahwasannya keheningan diciptakan untuk mencapai kedamaian bukan untuk mengurung diri bahkan tak mau bersosialisasi.
    yang lalu biarlah berlalu, kita mulai lagi hidup baru bersama "keheningan, kekaleman, dan kedewasaan"..

    oke sipppp
    tetap semangat Gandi :)

    ReplyDelete
  6. Terkadang keheningan memang sangat berpengaruh yah :)
    "Hening dalam pikiran. Hening dalam perasaan." Benar adanya :)

    ReplyDelete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...