Thursday, September 13, 2018

Belajar Tentang Venus Flytrap

Beberapa hari yang lalu seseorang berulang tahun, karena sebelum merasa bersalah telah lalai melewatkan begitu saja hari yang mungkin dianggapnya spesial tanpa telur maka saya putuskan untuk memberinya kado. Masalahnya, mencari kado yang cocok itu tidak mudah ibarat Valentino Rossi balapan sama emak-emak yang masih lalai dengan lampu sen, it's hard dude.

Tentunya ada banyak ragam pilihan mulai dari aksesoris & pakaian, tapi menurutku itu basi. Boneka? Ini juga basi. Mau menghadiahi hewan? Mustahil, mengingat dirinya saja jarang mandi apalagi diberi amanah seekor hewan 😂😂😂

Singkat cerita, mengerucutlah pada pilihan tanaman, disini saya tertarik dengan tanaman karnivora, Venus Flytrap tepatnya, dan juga kawan-kawannya. Dimulai dari mencari info tentang seller, harga, bagaimana pengiriman, dan lain sebagainya.

Gambar dari Google

Daaann, bismillah... Saya nekat memilihnya!

Salah satunya Venus Flytrap. Mengutip dari Wikipedia,
The Venus flytrap (also referred to as Venus's flytrap or Venus' flytrap), Dionaea muscipula, is a carnivorous plant native tosubtropical wetlands on the East Coast of the United States in North Carolina and South Carolina. It catches its prey—chiefly insects andarachnids—with a trapping structure formed by the terminal portion of each of the plant's leaves, which is triggered by tiny hairs on their inner surfaces.
Begitu sampai di lokasi seseorang itu, dia kebingungan apa yang harus dilakukan dan bertanya pada saya. Paham? Tidak! Saya juga awam soal tanaman bahkan saran saya pun ternyata SALAH!
Jangan ditiru tindakan kurang terpuji ini yaaa... 😂😂😂

Sesuai report terakhir darinya, salah satu tanaman "sekarat" tapi masih diupayakan perawatan, semoga mereka semua sehat. Aamiin...

Apa yang saya pelajari?

Menjadi expert karena pengalaman itu baik, tapi menjadi expert sebelum memulai itu jauh lebih baik!

Untuknya, terima kasih sudah mau merawatnya! Dirawat pakai cinta yaa, jangan pakai merica! Hahaha.... 😂😂😂

Last, ada yang tertarik belajar tentang Venus Flytrap?

...

Read More >>

Wednesday, September 5, 2018

Ayo bermain dengan Code Monkey

Di Era teknologi yang semakin berkembang pesat saat ini, menuntut kita untuk bisa menyesuaikan dengannya, tidak boleh kalah dari Negara lain, sumber daya manusia pun dituntut untuk mampu bersaing secara global dalam hal teknologi. Nah, berbicara tentang teknologi kira-kira apa yang muncul di pikiranmu?

Apakah Game?
Apakah Robot?
Apakah Sistem Informasi yang canggih?
Apakah ada yang bisa menambahkan?

Well, apa pun jawabannya segala yang berkaitan dengan teknologi akan bermula pada satu kata yaitu 'Program', bagaimana bisa memprogram sesuatu? Betul, coding adalah jawabannya. Saat ini pun ada banyak ragam bahasa pemrograman yang sering kita jumpai, mulai dari Visual Basic, C++, Java, dan lain sebagainya.

Usia bukanlah halangan dalam mempelajari coding, ya walau pun mungkin tidak secepat usia muda bahkan anak-anak. Kembali pada topik awal tentang persaingan di era teknologi modern ini, tidak ada salahnya dan bahkan wajib mengajarkan anak-anak tentang coding sedini mungkin.

Nah, tentu coding yang digunakan tidak serumit orang dewasa, karena khusus anak kecil sudah dikemas sedemikian rupa guna menarik minat anak-anak.

Salah satu cara belajar coding yang asyik bagi anak-anak adalah Code Monkey, berikut tampilannya:


Yang saya coba adalah versi gratisan karena untuk mencoba fitur lainnya dibutuhkan sistem berbayar, ada beberapa opsi di halaman utama seperti course, teachers, log in, sign up.

Tampilan codingnya pun cukup mudah dan menarik dimana kita harus menggerakkan monyet untuk mendapat pisang dengan coding tertentu, cukup menyenangkan pasti untuk anak-anak.


Tertarik untuk mengajarkan si kecil? Mari bermain Code Monkey yang bisa kalian kunjungi di www[dot]codemonkey[dot]com.
Ayo bermain dengan Code Monkey!
Read More >>

Friday, August 24, 2018

Cebong vs Kampret

Wah gak terasa nih sudah menjelang tahun politik saja, 2019 akan dilaksanakan Pemilihan Legislatif dan juga Presiden. Atmosfernya sudah mulai terasa layaknya Pilpres lalu tapi saya rasa kali ini jauuuuhhh lebih paraaaahhh!!

Kenapa lebih parah??

Tidak perlu dijelaskan panjang lebar, khusus bagi yang otaknya masih normal belum geser akibat efek gempa bumi pasti sudah muak dengan "pertempuran" di dunia maya. Dari mulai Presiden Jokowi yang dinyinyirin karena menggunakan stuntman, atlet Bulutangkis yang dinyinyirin karena cedera (padahal sudah berjuang sampai penghabisan #salut) sampai dagelan-dagelan gak penting lainnya.

Terlebih menggunakan istilah nama-nama hewan, sumpah ini gak lucu sama sekali, apa salah mereka? 😂😂
Cukup sekian saja, karena saya juga bukan ahlinya, hanya sekedar opini semata, iyaa opini penuh gregetan, hahaha... Please hentikan itu semua, hentikan kekonyolan dan kebodohan, bersainglah, berkampanyelah secara elegan dan akademis, gunakan visi - misi, bukan dengan menunjukkan ketololan kita menggunakan nyinyiran itu. Please, yang akur, sanggup??

Cebong vs Kampret, kamu pilih mana? Saya sih Sugar Glider, hahahaa...

Sugar Glider
Terima kasih sudah membaca posting absurd ini.
Read More >>
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...